Hari Kartini, Andien Ajak Perempuan Indonesia Merayakan Proses Metamorfosa Dirinya Sendiri

0
174

“Sempatku merasa kecil dan tak berdaya…

Tak menerima diriku apa adanya…

Tapi itu dulu.”

Lagu Metamorfosa yang juga merupakan judul dari album yang dirilis tahun lalu oleh
Andien Aisyah ini banyak menceritakan tentang perubahan proses hidupnya. Dimana
selama 17 tahun, seorang Andien Aisyah sudah melalui banyak sekali proses. Proses
yang paling signifikan yang sudah dilaluinya adalah saat dari gadis menjadi seorang istri,
dan saat ini dari istri menjadi seorang Ibu.

Proses ini telah mengubah cara pandangnya terhadap hidup. Belajar melihat sesuatu tidak hanya dari satu sisi tapi dari banyak perspektif dan akhirnya membuat dirinya mampu merasakan kekuatan dahsyat yang bisa dilakukan seorang perempuan.

Seorang musisi bernama Rizqi Ranadireksa atau yang lebih dikenal dengan Abenk Alter
adalah sahabat Andien Aisyah dari SMA yang menciptakan lagu ini. Dia adalah salah
satu orang terdekat Andien Aisyah yang menjadi saksi langsung perjalanan hidup Andien
Aisyah dan akhirnya dengan piawai menuangkan apa yang dilihatnya dalam sebuah lirik
lagu.

Lirik lagu Metamorfosa ini sebenarnya juga mewakilkan cerita banyak perempuan yang
melalui proses yang sama. Dari gadis remaja yang tidak percaya diri dan sulit untuk
menerima diri apa adanya yang kemudian bertumbuh menjadi seseorang yang lebih
dewasa, setelah itu menjadi seorang istri dan akhirnya menjadi ibu yang terus belajar
untuk menerima kekurangan dan kelebihan diri demi untuk bertumbuh dan berproses
menjadi individu yang lebih baik lagi.

“Kini ku terbang menghias alam, meraih mimpi-mimpi di angan, aku mampu…”
Layaknya proses metamorfosa kupu-kupu, proses perubahan Andien Aisyah bukanlah
sesuatu yang mudah dan instan. Proses metamorfosa ini pun tidak terlepas dari peran
orang-orang di sekitarnya. Melalui lagu ini, Andien Aisyah ingin berterimakasih kepada
keluarga, teman, dan penggemar yang selalu setia mendukung proses perjalanan
hidupnya selama ini.

Andien Aisyah kini adalah Andien Aisyah yang sudah bermetamorfosa. Menjadi Andien
Aisyah yang baru, yang berani bermimpi dan mengepakkan sayap lebih tinggi.
Dan di Hari Kartini ini, Andien Aisyah mengajak semua perempuan untuk merayakan
proses metamorfosa dirinya sendiri melalui persembahan musik klip “Metamorfosa”
yang dirilis melalui kanal You Tube-nya sendiri. Proses pembuatan musik klip tersebut

memakan waktu yang tidak sebentar, produksinya dimulai dari usia kandungan Andien
Aisyah berusia 2 bulan sampai sesudah melahirkan dan akhirnya siap dirilis saat anaknya,
Anaku Askara Biru berusia 1 tahun 3 bulan. Memberikan pesan untuk semua perempuan,
walaupun cerita hidupnya berbeda-beda tapi satu yang sama, mereka melalui proses
metamorfosanya masing-masing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here