JOOX Sambut Musisi Independen Indonesia Ke Ranah Digital

0
26

Ranah musik independen Indonesia tumbuh dengan sangat dinamis dan beragam. Hal ini terbukti dengan terus hadirnya musisi-musisi baru di jalur ini yang mengusung musikalitas dan talenta yang unik, kreatif dan mencuri perhatian. Untuk membekali para musisi indie mengemas dan memasarkan talenta yang mereka miliki secara profesional di era digital, JOOX, penyedia musik digital streaming terkemuka di Indonesia, mengadakan “JOOX Indie Workshop”sebuah rangkaian workshop tentang distribusi musik secara digital melalui platform JOOX.

Setelah sukses merangkul sekitar puluhan musisi independen di Surabaya, rangkaian workshop pun berlanjut ke kota Yogyakarta pada 28 Maret 2018 di Liquid Kitchen Yogyakarta. Di Yogyakarta, JOOX menggandeng dua tokoh musik asal kota gudeg ini, Kikie Pea (Radio Soekamti) dan Reno Ferthano (Euforia Digital).

Ditemui di acara JOOX Indie Workshop Surabaya (28/03), Girindra Prabowo Okky,GM Content Department of Tencent Indonesiamengungkap harapan JOOX Indie Workshop untuk memfasilitasi para musisi indie di Indonesia memperluas distribusinya. “Kami ingin membantu para musisi indie di Indonesia memperluas jaringandistribusi mereka dan terhubung dengan penggemar mereka secara ekstensif melalui platform digitalyanglegal dan mendapatkan manfaat signifikan untuk mengembangkan musik mereka, “kata Okky.

Menjamurnya musisi independen di Indonesia, tidak lepas dari faktor keberagaman budaya di Indonesia yang memberi pengaruh besar dalam pembentukan karakter musisi independen. Lahir dari kreativitas dan gairah yang luar biasa, musik indie Indonesia bahkan sanggup membangun lapisan penggemar yang loyal dan berdedikasi. Hadirnya era digital membuka kesempatan baru bagi musisi independen untuk menjangkau penggemarnya dengan lebih luas. JOOX adalah salah satu aplikasi hiburan yang tumbuh subur di Indonesia ingin menghubungkan pecinta musik indie dengan artis dan musisi favorit mereka.

Pada acara yang sama, Kikie Pea, pengamat musik asal Yogyakarta dan pengelola Radio Soekamti mengakui acara JOOX Indie Workshop adalah upaya “turun ke bawah (turba)” yang dilakukan JOOX untuk membuka kesempatan bagi musisi indie lokal untuk menambah pengetahuan mereka mengenai distribusi musik secara digital. “Kota Yogyakarta ini boleh dianggap sudah memiliki laboratorium bagi para musisi indie untuk menemukan formula yang tepat. Tradisi kreatif ini sudah mengakar dalam di kalangan musisi lokal. Kini dengan kehadiran platform digital seperti JOOX, para musisi lokal akhirnya bisa memetik buah dari kerja kerasnya di ‘laboratorium’ musik ini,” ungkap Kikie Pea.

JOOX Indie Workshop Roadshow bertujuan membangun ekosistem positif bagi industri musik Indonesia, termasuk musisi independen. Setelah dimulai di Surabaya, acara ini akan diadakan juga di kota-kota lain seperti Bandung pada 11 April 2018 dan Jakarta pada 25 April 2018. Acara ini terbuka untuk musisi indie yang sudah memiliki single atau album namun belum mendistribusikan musiknya di JOOXatau belum pernah menggunakan platform digital. Event ini pun terbuka musisi independen baruyang ingin lebih jauh memahami cara kerja industrimusik digital.

Melalui JOOX Indie Workshop Roadshow, musisi independen di empat kota ini dapat melengkapi bakat dan kreativitas mereka dengan pengetahuan baru tentang pemasaran digital melalui platform musik streaming dan memperluas jaringan distribusi bagi karya-karya mereka. Melalui inisiatif ini diharapkan musisi independen dari berbagai daerah mampu mengemas dan memasarkan musik mereka, juga mendorong mereka untuk lebih aktif dan kreatif dalam berkarya. Untuk memberikan pengarahan di workshop ini, JOOX akan menggandeng tokoh musik independen Indonesia, Wendi Putranto (manajer band Seringai).

Wendi Putranto yang bertindak sebagai moderator di empat kota ini menyatakan antusiasmenya untuk berpartisipasi dalam JOOX Indie Workshop Roadshow. “Kesempatan besar ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh musisi independen untuk memperluas jangkauan mereka dan memperluas basis penggemar mereka,” kata Wendi.

Di acara workshop ini juga, Reno Ferthano, pegiat musik digital Yogyakarta mengajak para musisi indie lokal untuk memanfaatkan partnership dengan JOOX untuk menjual musik mereka.

“Sebagai musisi, kita harus sadar bahwa zaman tengah berubah dan justru semakin mendukung kita, karena kita semakin mudah untuk memasarkan karya-karya kita. Sekarang tidak ada sekat-sekat lagi antar jenis musik, yang ada hanya musisi, karya dan penggemarnya,” ungkap Reno Ferthano.

Benny Ho selaku Senior Business Development Director of Tencent International Business Group mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki banyak musisi berbakat yang tersebar di berbagai daerah, namun banyak dari musisi indie ini belum memiliki medium untuk menampilkan talenta mereka. “Misi JOOX adalah memberdayakan industri musik Indonesia dan membantupertumbuhan musik streaming yanglegal danberkualitas tinggi. Dengan memberi para seniman ini akses langsung ke JOOX, kami membantu musisi lokal untuk menjadi lebih sukses,” kata Benny.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here