Arc yellow: Mengungkapkan Bahasa Indonesia Agar Tidak Mainstream Dalam Lirik Lagu

0
74
Arc yellow: Mengungkapkan Bahasa Indonesia Agar Tidak Mainstream Dalam Lirik Lagu

Selang 7 bulan setelah melempar single berjudul “Ruam”, Arc Yellow kembali merilis “Limbung” sebagai single ke-dua dari album yang sebentar lagi akan beredar. Lagu ini merupakan ungkapan sebal tentang betapa sulitnya mengumpulkan kosa kata bahasa Indonesia agar tidak menjadi kalimat yang romantis dalam penulisan lirik.

Arc Yellow terdiri dari Gilang T. Firdaus pada vokal dan gitar, Regie Pramana pada bas dan vokal, serta Rizky Octadinanta pada dram dan vokal. Nama trio ini diambil dari kalimat yang tercantum pada poster kecil dinding sebuah tembok Studio 144 di area Depok medio 2008.

Kalimatnya berbunyi: worst arc, worst line, but nevermind it still art and yellow.  Mereka sempat merilis album bertajuk Mammals pada Februari 2012 silam via label independen Depok, Drexter Records, dan butuh 7 tahun untuk akhirnya mulai mengerjakan album kedua.

Oh Well..Nothing dipilih sebagai tajuk album kedua yang direncanakan akan dirilis tanggal 21 April 2018. Berisi 10 lagu termasuk “Limbung” dan “Ruam”, album ini merupakan pembenturan rockgrunge dengan balutan fuzz –album ini melibatkan Pandu Fuzztoni(Morfem/the Adams) untuk mixing dan mastering.

Menurut mereka album ini tidaklah spesial, karena mereka mengaku masih belum paham bagaimana meracik musik yang bagus sehingga hanya menduplikasi lagu yang sudah ada dan hanya mencoba mengulang euforia yang pernah tercipta dari lagu-lagu tersebut. Namun keterlibatan Deni Taufik Adi (Reid Voltus/Sex Sux/Watersports) untuk menulis sesuatu di album ini dianggap sebagai hal yang spesial.

Simak “Limbung” lewat layanan streaming musik favoritmu serta radio-radio pilihanmu untuk menikmati salah satu ketidak-spesialan Arc Yellow!

Menelan mentah lagi

Konsonan nada mati

Berdalih berdiskusi

Kembali datang dan pergi

Minim referensi

Terjebak situasi

Meludah berasumsi

Percuma limbung nanti

Memaki maki hatjih

Tak senang dilucuti

Minim referensi

Terjebak situasi

Minim artikulasi

Terjebak kalap kondisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here