Batik Tanpa Batas Ruang

0
35

Batik Tanpa Batas Ruang adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh komunitas Perkumpulan Wastra Indonesia untuk mengingatkan kita kembali pada seni & budaya Indonesia, yang dikemas sangat menarik dan berbeda. Pameran kain Indonesia ini juga akan mengetengahkan batik dalam interior design serta melibatkan beberapa sahabat musisi muda untuk memeriahkan pameran. Batik Tanpa Batas Ruang akan berlangsung dari tanggal 25-28 Oktober 2018 di JUNO Home, Jalan Kemang Raya no.78A, Jakarta Selatan, dari pukul 10:00 hingga 19:00 setiap harinya.

Selama empat hari, melalui serangkaian talkshow dan workshop, kami mengajak para pengunjung untuk bertemu dan berinteraksi dengan artisan, penggiat dan pencinta wastra lainnya yang ingin belajar lebih lanjut serta berbuat sesuatu untuk turut melestarian kain adat Indonesia terutama pada batik.

Mengapa batik? Kami ingin merayakan Hari Batik National bukan saja pada tanggal 2 bulan ini, tetapi sepanjang bulan Oktober. Batik Indonesia ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi pada tanggal 2 Oktober 2009. Mengapa? Selain indah dilihat, batik – yang menggunakan canting dan lilin malam dalam pembuatannya – juga memiliki makna atau filosofi yang cukup dalam yang bagaikan doa dan harapan yang dituangkan menjadi motif.

Tema acara tahun ini adalah Batik Tanpa Batas Ruang: kain batik tidak hanya berupa kain untuk dipakai dengan kebaya, busana pesta atau baju yang dikenakan pada hari Jumat, ataupun aksessories. Batik lebih luas jangkauannya, tanpa ada batasan tertentu. Di jaman modern, batik berkembang pesat dan sering dijadikan elemen estetik dalam interior design dan furniture design tanpa menghilangkan filosofi batiknya.

Kami selaku penyelenggara kegiatan ini sangat bangga bisa menyajikan sebuah acara yang berbeda dengan menggandeng musisi-musisi muda untuk turut memeriahkan Batik Tanpa Batas Ruang. Para sahabat musisi muda ini memiliki visi dan misi yang serupa dengan kami, yaitu pelestarian seni dan budaya Indonesia, dan pendekatan ke anak muda agar mereka belajar, mengenal dan mencintai seni dan budaya Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here