Lagu Perdana Pusakata : “Kehabisan Kata”

0
174

Bersantai sejenak dengan secangkir kopi? Pusakata menjadikan suasana rehat terasa lebih nyaman, bersama lagu  “Kehabisan Kata”. Lagu ini dirilis serentak oleh My Music Records di seluruh kanal digital pada 17 April 2018.

Irama musik yang ringan melenakan pun menghampiri, di ikuti baris-baris lirik pertama “Kehabisan Kata”  yang dinyanyikan Pusakata…

Sore ini kita menunggui senja

Kopi dan the beradu di atas meja

Banyak percakapan di luar sana

Kita berdua entah ingin kemana

Pusakata adalah nama yang kini digunakan oleh Mohammad Istiqamah Djamad, atau biasa dipanggil Is, yang sebelumnya dikenal sebagai penyanyi, gitaris, dan pencipta lagu-lagu Payung Teduh.

Pusakata tidak datang sendiri, kehadirannya ditemani oleh The Panganans yang terdiri dari Ronald Fristianto (drum), Denny Chasmala (gitar), Sadrach Lukas (keyboard),  Adhitya Pratama (bass),  dan Eugen Bounty (klarinet). Pusakata dan The Panganans bertemu karena kecintaan yang sama; keindahan alam dan masakan Nusantara.

Mungkin senja tadi adalah peta

Tersusun rapi dalam kata…. 

Sebuah cerita

Yang harus di tunda

Sungguh kita harus menunda

Pusakata menyanyikan lirik-lirik itu dengan begitu syahdu, mengajak kita untuk masuk ke dalam sebuah cerita.

Inspirasi lagu  “Kehabisan Kata”  lahir dari naskah berjudul “Metropole” karya Agnes Purwanti,  istri tercinta Pusakata. Berkisah tentang orang-orang di kota Metropole yang menjadi saksi perubahan sebuah pasar rakyat menjadi kota besar.

Dalam perjalanan perubahan kota, tentu ada suka dan duka. Semua kenangan manis dan pahit terangkum dalam obrolan-obrolan hangat di sebuah warung kopi yang  terletak di sudut kota. Tak jarang, orang-orang asing pun mampir ke kedai itu. “Kehabisan Kata” menggambarkan apa saja yang mereka perbincangkan di sana.

Pusakata & The Panganans pun mengakhiri lagu dengan percakapan di dalam diri yang terus bergulir…

Sebuah kalimat

Yang tak kunjung usai

Kita pun kehabisan kata

“Kehabisan Kata”  adalah sebuah cerita yang menjadi impian pada setiap waktu kita duduk berdua.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here