Ajak Teman, Mari Meriahkan Gigs Selecta Pop

0
60

Dari mulai sejak zaman dimana Jakarta penuh dengan skena musik yang kian beragam berkumpul jadi satu, tidak mempersoalkan masalah genre dan identitas sebut saja era itu seperti Poster cafe, Parc’s, BB’s  yang sudah melegenda, sudah kita ketahui bersama scene indie khususnya di ibukota Jakarta semakin kesini semakin melaju dan berkembang tanpa ada batasan dan ketentuan berlaku, semuanya bergerak tak terkendali.

Balik lagi ke pada zaman kejayaan yaitu Poster Café, disini (mungkin) sebuah scene mulai terasah dan terbentuk keberagamannya, meski sampai saat ini belum ada satupun yang dapat memberikan dokumentasinya secara lebih riil tentang acara yang berlangsung sejak 1996-1998 itu namun gaung dan jejaknya masih tercium kemana-mana.

Beberapa band di zaman Poster sebut saja seperti Chapter 69, Jelly Fish, Animal Star, The Other Side, Glue, Lemon Rock, Crayon, Caramel, Planet Bumi, Pestolaer hingga  Rumah Sakit seperti yang kita kenal sekarang dan masih banyak lagi dan tidak bias ketahuan seperti apa mereka sekarang ini.

Flyer perdana Selecta Pop Vol.1

Memang beberapa scene seperti disebutkan diatas sudah lama terkubur dan tidak dapat disaksikan kembali, tapi untuk sekadar kenangan manis di era-era itu dapat kita nikmati (meski tidak sepenuhnya sama persis) lewat sebuah acara yang bertajuk Selecta Pop. Sebuah acara perdana persembahan Indie Jakarta yang ingin sekali menampilkan sedikit dari banyak pelaku-pelaku scene era 90-an dengan diisi oleh beberapa line up seperti yang akan disebutkan dibawah ini :

– Seorang musisi Indie Jakarta dengan khas kacamatanya adalah Bin Harlan, pria jangkung yang juga memiliki band bernama C’mon Lennon ini sedang gencar dengan projek solonya. Kejadian dirinya menjadi solois ini akibat rasa jenuh menjadi pengangguran karena sudah tak lagi mengarsiteki band Efek Rumah Kaca. Harlan (sapaan akrabnya) dalam projek solo ini dia memainkan sentuhan musik akustik hanya dengan bermodalkan instrument gitar dan harmonika, layaknya lagu-lagu khas Iwan Fals atau Bob dylan dari beberapa mini albumnya yang telah rilis seperti Sakit Generik, Jajan Rock dan Sentuhan Minimal (feat. Andri Lemes rumahsakit). Rasanya tidak salah jika anda mencoba sendiri untuk mengetahui bagaimana seorang Harlan bermain musik dengan lirik-liriknya yang jauh dari kritik social, sekalipun ada mungkin kritik itu hanya untuk sebuah vinyl. Dan patut digaris bawahi, seorang Harlan adalah salah satu pelaku Era Poster dengan bandnya bernama Room V.

– Selanjutnya disisi lain ada Seaside, jika kalian ingin melihat sebuah metafora dari andri lemes rumahsakit rasanya jawaban ini ada didalam diri Seaside, sebuah band yang mengendap terlalau lama tepatnya di era 2000an ini baru-baru ini merilis sebuah album bertajuk “Undone” dalam naungan Anoa records, tak ayal beberapa media salah satunya Gigsplay.com yang memuji album ini sebagai salah satu album penutup termanis di tahun 2013 lalu.

– Lain hal dengan Treasure Hiding beraliran ShoegazeDreampop, Alternative. Diawal terbentuknya band ini mereka tadinya mengcover beberapa lagu dariCocteau Twins dan My Bloody Valentine. Coba saja simak single mereka yang berjudul “Kiss The Sky” yang sudah di rilis pada tgl 2 Agustus 2013 lalu terbayang nuansa Brithish sangat menyelimuti band ini. Dan berita selanjutnya saat ini Treasure Hiding sedang mengerjakan album EP “Sang cahaya” yang akan dirilis 14 Februari 2014.

– Band satu ini memiliki kepercayaan bahwa “shoegaze adalah salah satu bagian dari rock n roll bukan hanya nada-nada tentang bunuh diri”. Damascus terbentuk sejak tahun 2008 dan berkomposisikan Peter A. Walandouw (Vocal, Guitar, Noise), Freddie Alexanders (Drums), Ritchburo (Guitar, Noise), Babay (Bass)

– Begitu juga dengan The Dying Sirens, kuintet indie rock segar masih berasal dari Jakarta ini membuat kita mengenang era-era kejayaan indie di era 2000-an, meski lama tak terdengar kabarnya, kini mereka akan hadir kembali ketengah-tengah kita semua lewat tembang-tembangnya yang sangat eksotis . Berikut tentang lagu-lagu mereka kalian dapat dengar disini

– Sementara itu sisanya : Glue, Gery Mandering, Dicky And His Guitar, 4 People at The Pool dan Q&A akan membawa kita semua balik ke masa 90an dengan mengcover band-band yang hip dikala itu seperti , Morrissey, The Smith, Blur, Ratcat  sampai  The Strokes! lalu mereka menghibur mata kita dari rasa kantuk.

“Selecta Pop” tema yang dipilih akan diadakan  di Basement Cafe Swiss Bell hotel, Kemang pada 1 April 2014 mendatang. Dengan dikenakan HTM seharga Rp. 30.000 sudah termasuk Soft drink, Stiker dan CD Album. Ajak teman, mari meriahkan gigs Selecta Pop!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here