Prison Of Blues dari Temanggung Mampir ke Jakarta

0
13

Didalam genre rockabilly ternyata masih banyak cabang genre lain terlahir didalamnya. Beberapa diantaranya seperti Hillbily, Punkabilly dan Psychobilly. Psychobilly sendiri merupakan perkembangan dari rockabilly, perpaduan di beberapa elemen musik rock mulai dari punk rock, horror punk, rockabilly, dan aliran lainnya.

Salah satu band  mengusung genre ini di Indonesia adalah Prison Of Blues, terbentuk sejak tahun 2007  di tanah Jawa tepatnya kota Temanggung dan sudah menelurkan album perdana mereka “Trick or Threat” bulan Desember  lalu.

Selama lebih dari lima tahun eksis, Prison of Blues telah mencipta lagu dan manggung di berbagai event. Dari festival tattoo hingga menjadi band pengiring dalam tur konser Cenobites, band psychobilly asal Belanda. Yang menarik dan dijadikan perhitungan didalam band ini ternyata adalah band pertama pengusung genre psychobilly di Pulau Jawa.

Dalam rangka tour dan promo album mereka, Band yang berpesonilkan Antok (Drum), Baskoro (Kontra Bass), Ndaru (Lead Guitar), dan Bowo (vokal) ini di undang oleh komunitas Jakarta Rockabilly untuk tampil bersama dengan beberapa band rockabilly lain seperti  Borock N Roll, The Black Phinisi, The Alpacinos, Gemuruh, The The The (Temanggung) serta Why Phoebe berlokasikan di Upstair Café, Cikini Jakarta Pusat 21 April mendatang.

Adapun tema yang dijadikan headline dalam acara ini adalah “Zombie Ate Your Brain” rasanya sangat cocok dengan tekstur  yang melekat didalam genre psychobilly sendiri karena sebagian besar adalah nuansa horror.

Marbun salah seorang panitia acara sekaligus anggota dari komunitas Jakarta Rockabilly mengatakan kalau gigs ini adalah salah satu bentuk kesolidaritasan komunitas Jakarta Rockabilly kepada band-band yang memperjuangkan genre rockabilly.

“Kami dari Jakarta Rockabilly sengaja mengundang mereka (Prison Of Blues) untuk mampir ke Jakarta selain karena mereka promo album termasuk didalamnya Jakbill (sapaan lain Jakarta Rockabilly) ingin menunjukkan kalau komunitas ini sangat apresiatif dan mendukung untuk perkembangan genre rockabilly sendiri.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here